Viral! Video ‘Mata Baik-baik Saja’, Novel Baswedan Ungkap Cerita Sebenarnya

oleh -458 views

StasiunBerita – Video penyidik KPK Novel Baswedan
saat menjalani perawatan akibat penyiraman air keras viral di media
sosial. Video itu diviralkan dengan narasi mata kiri Novel baik-baik
saja, seolah-olah tidak seperti orang yang terkena air keras. Novel
memberikan penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Video itu di-posting
oleh Akun Twitter @AdellaWibawa pada Senin (4/11/2019). “Mata novel
baswedan saat baru ditayangin di NET TV 18 april 2017..!?dia kaget dg
tiba2 kemunculan wartawan NET,liat matanya dan pipi mulus pdhl baru
kasus penyiraman,” tulis akun itu.

Dalam video yang juga dilihat StasiunBerita,
Selasa (5/11/2019), terlihat Novel, yang memakai pakaian biru, menaiki kursi
roda dan didorong seorang pria di sebuah rumah sakit. Kemudian ada
seseorang menanyakan kondisi mata Novel. Video merupakan video milik Net TV, yang dipenggal kemudian diviralkan di media sosial.

Novel terlihat berbincang dengan orang tersebut. Novel menjawab semua
pertanyaan yang diajukan dari orang itu. Novel juga terlihat sesekali
melihat ke arah orang yang merekam video itu.

“Pak Novel sehat, Pak, gimana kabarnya? Mata sekarang bisa lihat nggak Pak? Burem gitu,” kata wartawan dalam video itu.

“Belum dilakukan pemeriksaan Pak?” tanya orang itu lagi.

“Setiap hari, kata dokter menunggu proses karena harus bertahap ya,” jawab Novel sembari terus didorong menggunakan kursi roda.

Lalu bagaimana penjelasan Novel Baswedan?

Novel
Baswesan melalui tim kuasa hukumnya, Alghiffari Aqsa, memberikan
penjelasan mengenai video tersebut. Menurut Novel, video itu diambil
pada 2017 sebelum dia menjalani operasi OOKP (osteo odonto keratoprosthesis) pada mata kirinya.

“Ini
video diambil sekitar bulan April/Juli 2017. Saat itu belum dilakukan
operasi OOKP pada mata kiri,” kata Novel dalam keterangan tertulis yang
disampaikan tim kuasa hukumnya.

Novel menjelaskan, saat itu
dokter yang menanganinya tengah melalukan upaya pemasang selaput membran
plasenta untuk menumbuhkan jaringan yang mati di kedua matanya. Namun,
ia mengatakan, hingga Agustus ternyata tidak ada perkembangan.

“Ternyata
sampai sekitar bulan Agustus tidak juga ada perbaikan, sedangkan
diperkirakan 6 bulan setelah kejadian kedua mata akan tidak bisa lihat
sama sekali. Saat itu bila orang lihat mata kiri saya seperti tidak
sakit, bahkan tidak merah dan bening, seperti kelereng. Tapi sebenarnya
selnya justru sudah banyak yang mati dan fungsi melihatnya sangat
kurang,” jelasnya.

Karena itu, Novel mengatakan langsung
dilakukan operasi OOKP pada mata kiri yang rusaknya lebih parah.
Menurutnya, wajar bila ada orang awam yang mengira matanya tidak sakit.

“Jadi wajar saja orang awam mengira saya tidak sakit,” sebutnya.

Ia mengatakan selama ini selalu didampingi rekan kerjanya di KPK. Ia
juga mengatakan selalu menyampaikan perkembangan kondisi matanya ke
pimpinan KPK.

“Kawan-kawan dari KPK yang dampingi saya yang mengena perkembangan pengobatan mata saya dari hari ke hari. Dan setiap update dari dokter disampaikan ke pimpinan,” tuturnya.

(ibh/fjp/detik.com)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.