Viral Jagat Raya!! Satu Keluarga Diusir Saat Berteduh di Pos Polisi!

oleh -391 views

Viral
Satu Keluarga Diusir Saat Berteduh di Pos Polisi, Ini Penjelasan Kepolisian

SURABAYA-JATIM, StasiunBerita – Sebuah narasi yang
menyebutkan satu keluarga diusir oleh petugas kepolisian di Surabaya, Jawa
Timur saat sedang berteduh di pos pengamanan (pospam) polisi viral di media
sosial Facebook pada Sabtu (21/12/2019). 

Unggahan tersebut dibagikan oleh
pemilik akun Facebook Kojin Tok. Hingga Minggu (22/12/2019) pukul 13.00 WIB,
unggahan tersebut sudah dikomentari sebanyak 2,2 ribu kali dan dibagikan
sebanyak 6,5 ribu kali. 
Dalam unggahannya, Kojin Tok menuliskan sebagai
berikut: 
“Numpang tanya lor, tadi sy d perjalanan kena hujan, sedang kan
ank sy msh kecil, tpi d pos penjagaan sini ada polisi sy d srh masuk karna ada
anak sy yg msh kecil, trs polisi itu pergi, stlh agak lama, ada polisi ini
datang bawa mobil patroli. Dan sy lngsng d usir suruh pergi dlm keadaan hujan,
ank sy msh kecil. apakah itu pantas kah seorng polisi kyk gitu. Kata nya
mengayomi dan melindungi masyarakat. Posisi, d depan BG junctian. Bubutan
sby”.

Tangkapan layar dari
sebuah unggahan yang menyebutkan bahwa terdapat satu anggota keluarga diusir
saat berteduh di Pos Penagamanan Polisi di Surabaya pada Sabtu
(21/12/2019).(Facebook/Kojin Tok)
Mengonfirmasi hal tersebut, dikutip dari Kompas.com menghubungi Ps Kaur Subbag
Humas Polrestabes Surabaya Ipda Umam. Ia mengatakan, narasi yang menyebutkan
terdapat anggota polisi yang mengusir satu keluarga ketika sedang berteduh
tersebut tidaklah benar. 
Namun, ia membenarkan bahwa ada dua anggota polisi
yang mendatangi pos pengamanan (pospam) tersebut. “Itu lokasinya di pos
pengamanan BG Junction wilayah Polsek Bubutan, dan terjadi kemarin Sabtu,”
kata Umam saat dihubungi  (22/12/2019). 
Kedua anggota itu imbuhnya,
datang ke pos PAM tersebut tidak berniat mengusir keluarga yang sedang berteduh
itu, melainkan untuk memperbaiki atap yang bocor. 
Tahap penyelidikan
Adapun dua anggota polisi
tersebut adalah Aipda Sony dan Brigadir Hengky yang berasal dari Polsek
Bubutan. 
Ia juga mengatakan bahwa hal itu sesuai dari foto yang sudah tersebar
yakni kedua anggota tersebut tengah melihat ke atap yang bocor. “Saat ini,
kami masih dalam tahap penyelidikan untuk melakukan klarifikasi kepada yang
bersangkutan,” ujarnya. 
Kepada masyarakat, ia berpesan bahwa media sosial
bukan tempatnya untuk mem-bully terhadap suatu kejadian yang belum tentu
kebenarannya. Selain itu, ia pun meminta kepada masyarakat Surabaya khususnya
untuk menjaga kotanya dan pantang akan berita bohong. 
“Mari berpikir
jernih dan tidak terpancing dengan hal postingan yang merugikan korps
kami,” katanya. 
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Kompas.com
belum dapat mengonfirmasi pemilik akun Facebook Kojin Tok terkait peristiwa
yang sebenarnya terjadi.
Sementara itu, hasil penelusuran Sriwijaya Aktual lebih lanjut di Media Sosial Sehubungan dengan
viralnya postingan pribadi yang di unggah oleh akun Kojin Tok pada hari sabtu (
22/12/2019 ) .
Humas Polrestabes
Surabaya bersama Kapolsek Bubutan dengan sigap dan gerak cepat dapat menemukan
tempat tinggal akun Kojin tok dan menyelesaikan kesalah fahaman yang terjadi. [*]

SANGAT MENARIK!  SAMBAL GORENG UDANG

No More Posts Available.

No more pages to load.