Viral! Cerita Munculnya Pasukan Tanpa ada Kepala di Monumen PKI

oleh -

Monumen Kemresek di Madiun, adalah pengingat kebrutalan PKI yang menghajar korbannya. Cukup banyak korban yang dibantai dengan dipenggal kepalanya.

Konon di tempat Monumen Kemresek ini, saat malam hari sering ada penampakan pasukan yang berbaris tanpa ada kepala. Narasi penampakan pasukan berbaris tanpa ada kepala, melaju dari mulut Dwi Atmanto, penjaga Monumen Kemresek. Dwi Atmanto sebagai penjaga Monumen Kemresek sepanjang 25 tahun.

“Sejak monumen diresmikan, saya jadi penjaga di Monumen Kemresek. Status saya saat ini Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kebersihan serta Pertamanan (DKP) Pemkab Madiun,” kata Dwi Atmanto, Selasa, 29 September 2015.

Sepanjang jadi penjaga, Atmanto seringkali alami hal aneh yang bau gaib mistis di tempat monumen. “Sebagaian penampakan, kelihatannya adalah dari korban keganasan PKI. Malam-malam saya seringkali berkeliling-keliling ke monumen ini sendirian. Rumah saya kebetulan tidak jauh dari tempat monumen ini,” tuturnya.

SANGAT MENARIK!  Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Ditawari Penjualan Ponsel oleh Orang Ngaku Diperintah Jokowi?

Waktu semacam itu, dia seringkali lihat penampakan yang tidak wajar. “Hanya bayangan figur saja, seperti orang berbaris tapi tanpa ada kepala. Suaranya jelas seperti orang berbaris,” katanya.

Pengalaman mistis lain yang pernah dirasakan, ialah suara mesin pemotong rumput. “Saat saya ada di gudang penyimpanan, tiba-tida di luar saya dengar mesin pemotong rumput menyala sendiri. Walau sebenarnya saya ketahui tentu, tidak ada orang lain tidak hanya saya. Serta saat saya keluar gudang, memang tidak ada orang lain tidak hanya saya,” tuturnya menjelaskan.

loading...

Bukan itu saja, beberapa suara aneh juga seringkali terdengar dari tempat monumen. “Kalau penampakan berupa hantu pocong dan lain-lain, saya seringkali alami,” tutur bapak dua anak ini.

SANGAT MENARIK!  Sedih, Menangis Tersedu-sedu, Nenek ini Ditampar di Depan Pintu Toilet

Tidak hanya Atmanto, banyak pula pengunjung yang alami hal sama. Serta ada juga yang kesurupan sesudah bertandang dari Monumen Kemresek ini. “Kalau pengunjung yang alami kesurupan, umumnya mereka lakukan beberapa hal tidak pantas waktu bertandang ke Monumen Kemresek. Saat pulang ada yang kesurupan sampai satu bulan. Beberapa hal tidak pantas yang dikerjakan di Monumen Kemresek, dikisahkan semua waktu kerusupan,” kata Atmanto.

Karena itu, pada pengunjung, Atmanto memberi pesan supaya jaga tindak tanduknya sat ada di tempat monumen. “Orang yang seringkali mengatakan kotor atau mengumpat, umumnya mereka akan terserang apes. Begitu halnya orang yang punya niat buruk seperti akan melakukan perbuatan tidak pantas di monumen. Banyak pula yang hadir dengan pemikiran kosong serta seringkali melamun, cepat sekali kesurupan,” katanya memberikan tambahan.

SANGAT MENARIK!  Resep Enak Pol Semur Jengkol Masakan Menggugah Selera

Atmanto tidak menolak banyak muda mudi yang hadir ke tempat ini untuk berpacaran. Tapi mereka yang berpacaran melalui batas, akan terserang efeknya.

No More Posts Available.

No more pages to load.