Tokoh Papua ini Sebut, Isu Radikalisme Untuk ‘Tutupi Masalah Besar’

oleh -

StasiunBerita –  Tokoh masyarakat Papua, Christ Wamea, mengingatkan agar
pemerintah tidak melulu ‘jualan’ isu radikalisme. Dirinya khawatir isu
itu sengaja dimunculkan menutupi masalah yang jauh lebih besar.

Dia
mengatakan, sejak pelantikan anggota Kabinet Indonesia Maju pada Rabu
(2310) lalu hingga hari ini isu tersebut terus digulirkan. Bahkan isu
radikalisme dibicarakan oleh semua anggota kabinet.

“Seakan-akan
radikalisme menjadi momok di negeri ini. Padahal yang jadi momok adalah
ekonomi yang hancur,” kata Christ Wamea melalui laman resminya pada Ahad
(27/10/2019)

Presiden Jokowi menunjuk mantan wakil Panglima TNI Jenderal (Purn),
Fachrul Razi, sebagai menteri agama di Kabinet Indonesia Maju. Ia
meminta Fachrul Razi mengurus dan melakukan pencegahan radikalisme dalam
jabatan barunya.

SANGAT MENARIK!  Organ-organ Tubuh Ini Akan Hancur Ketika Kamu Sering Begadang

“Bapak Jenderal Fachrul Razi sebagai Menteri
Agama,” kata Jokowi saat mengumumkan susunan menteri kabinet sembari
duduk di tangga Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Fachrul
Razi, usai dilantik juga mengatakan bahwa ia sedang menyusun
upaya-upaya menangkal radikalisme di Indonesia. Ia mengklaim Jokowi
memilihnya sebagai Menag lantaran dianggap mampu menghadapi radikalisme.
“Saya
berpikir mungkin beliau membayangkan juga bahwa belakangan ini
potensi-potensi radikalisme cukup kuat sehingga beliau berpikir pasti
pak Fachrul mungkin punya terobosan-terobosan lah dalam kaitan menangkal
radikalisme ini,” katanya. [indonesiainside.id] 

loading...

No More Posts Available.

No more pages to load.