Rizky Amelia” BPJS Sekarang Mengaku Tak Diperkosa, Pengacara: Hukum Tak Berjalan

oleh -542 views
Rizky Amelia saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).

Bismo Agung / Beritagar.id

JAKARTA, StasiunBerita –  Direktur Lokataru, Haris Azhar, menilai kasus pelecehan seksual kliennya, Rizky Amelia,
terhenti dan kini malah diancam jerat UU ITE karena dua hal. Pertama,
korban yang lemah. Kedua, hukum tidak berjalan untuk Amelia. “Akhirnya
seperti ini, teater,” ujar Haris saat dihubungi, Minggu 8 Desember 2019.
Haris
diminta menanggapi adanya surat pernyataan Rizky Amelia yang mengaku
tidak pernah diperkosa oleh Syafri Adnan Baharuddin, eks anggota Dewan
Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Pengakuan yang bertolak belakang dari
penuturan dan pelaporan yang pernah dilakukan perempuan berusia 27 tahun
tersebut
Haris
menyatakan akan membuat laporan khusus ke Komnas Perempuan ihwal
perkembangan ini. Untuk kelanjutan posisinya sebagai kuasa hukum, Haris
mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada Rizky Amelia.
Terhadap
kondisi kliennya itu kini, Haris mengaku prihatin. “Saya bilang dia yang
harus jelaskan ke orang. Tapi kalau dilihat situasinya tidak mungkin
karena dia dalam keadaan depresi,” kata Haris.
Haris mengatakan, pernyataan berisi bantahan pernah diperkosa dibuat
Rizky Amelia tanpa didampingi kuasa hukum. Menurut Haris, kliennya hanya
didampingi oleh orang tuanya.
Perihal pendampingan itu dibenarkan Syafri saat mengumumkan adanya
surat itu lalu menyatakan mencabut laporan polisi. Bedanya,
Syafri menyebut tidak ada paksaan kepada Amelia yang pernah menjadi
sekretaris pribadinya 2016-2018 tersebut.
Syafri menyebutkan kalau Rizky Amelia membuat
surat pernyataan bermaterai itu usai mediasi di Mabes Polri pada 26
November 2019. Dia berharap itu tak ada yang
mempermasalahkannya lagi. “Tapi seandainya, kalau ada pihak yang tidak
terima dan ngaco lagi, kami bakal sikat betul,” ujar Syafri.  [tempo.co]

No More Posts Available.

No more pages to load.