Pembukaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Tingkat Nasional Di Kota Palembang

oleh -318 views
Pembukaan Tanwir 2 Nasyiatul Aisyiyah  di Kota Palembang, Jumat (8/11/2019)

PALEMBANG-SUMSEL, StasiunBerita – Nasyiatul
Aisyiyah (NA) menyelenggarakan  Pembukaan Tanwir II Nasyiatul
Aisyiyah (NA) dengan tema: “Gerakan Keluarga Muda Tangguh Untuk Kesejahteraan Bangsa” di Ballroom Sriwijaya Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (8/11/2019) siang.
Tampak  hadir:  Teten Masduki  Menteri Koperasi dan UKM
Republik Indonesia, Prof.Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua
PP IPM, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Gubernur Sumatera Selatan yang di
wakili Rasidin Hasan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Ketua Umum
Muhammadiyah Sumatera Selatan Prof.Dr Romli,  Ketua Nasyiatul Aisyiyah Pusat Diyah Puspitarini MPd, Ketua Aisyiyah Sumatra
Selatan Dra.Darmi Hartati , MM, , pejabat
lainnya serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan tamu undangan
lainnya  sekitar 500 orang.

Isnania Hafidzo selaku Ketua NA
Sumatera Selatan mengatakan Tanwir sendiri adalah kegiatan nasional, dan kota Palembang terpilih
menjadi tuan rumah Tanwir ke II Nasyiatul Aisyiyah dengan tema Gerakan
keluarga muda tangguh untuk kesejahteraan bangsa.

“Kegiatan ini dihadiri 170 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia,
dari Aceh hingga Papua Barat” Tandasnya Isnania Hafidzo.

Sementara itu, Ketua Nasyiatul Aisyiyah (NA) Pusat, Diyah Puspitarini MPd
mengatakan, Gerakan KMTA merupakan cerminan dari 10 pilar, Kokoh Akidah
dan Akhlakul Karimah, Sehat Jasmani dan Rohani,  Kemandirian, Keadilan
dan Semangat Al-Ma’un, Misi Perdamaian, Demokrasi, Anti Kekerasan,
Kesetaraan Akses, Ramah Lingkungan dan Tanggap Bencana.
“Konsep 10 pilar keluarga muda tangguh Nasyiatul Aisyiyah
didorong menjadi gambaran keluarga muda yang ideal untuk menjadi pilar
kehidupan umat dan bangsa,” kata Diyah
Lanjut Diyah, Program-program unggulan untuk mewujudkannya
seperti Program Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah
(PASHMINA) dan Kampanye nutrisi dengan pendekatan keluarga (Familiy
Learning Center / FLC), ujarnya.
Diyah Puspitarini MPd, menjelaskan, Kami melihat 2 pesoalan
yang pertama adalah Keluarga ini sudah tidak lagi menjadi pilar untuk
membangun Bangsa dan yang kedua adalah determinasi kesejahteraan antara
dua keluarga maka kami dalam tabir ini menjadikan keluarga untuk menjadi
sosok guru atau pilar tujuan dan kesejahteraan.

”Jika keluarga ini tidak dibangun dengan baik nanti akan
ada ketimpangan  baik Sosial Masyarakat dan persoalan yang lain. TANWIR 2
ini adalah musyawarah istilahnya Muktamar laporan periode kami teman
teman pimpinan diwilayah seluruh Indonesia. Permusyawaratan ini adalah
tentang arah kebijakkan Naisyiatul Aisyiyah dan penentuan tuan rumah
Muktamar Tahun 2023,” jelasnya usai pembukaan dalam wawancara wartawan

Fungsi pemilihan untuk kesejahteraan Naisyiatul Aisyiyah.
Kami akan membahas tentang arah kebijakkan Nasyiatul Aisyiyah di Tahun
2020 nanti. Setelah TANWIR ini Muktamar
”Harapannya kedepan semoga dengan TANWIR 2 Nasyiatul
Aisyiyah ini dan kedepan kami akan ada sistem pemilihan yang lebih dan
mendapatkan pimpinan berkualitas aspek kader dan ideologi, Kami
Naisyiatul Aisyiyah ini sudah berkomitmen untuk menyadarkan atau
melakukan gerakkan seriustatik karena kami sudah merintis itu,”Tuturnya
Selain itu, Diyah Puspitarini, bahwa NA juga
mengkritisi 4 pokok yang akan di bahas pada Tanwir kali ini. ” Kabut
asap dan kebakaran lahan adalah salah satu poin pokok yang kami soroti,
dimana kota Palembang juga terkena dampak. Kita saat ini tengah
bertanwir dan merasakan langsung dampak kabut asap. Memandang bahwa
dampak buruk ini bisa menyerang siapapun termasuk perempuan dan
anak-anak serta Balita. Maka kami meminta pemerintah agar dapat menindak
tegas pelaku pembakaran hutan ini tanpa pandang bulu”Jelasnya
“Dan selamat datang di kota Palembang. Selamat bertanwir” tandasnya Diyah

Sementara   itu dalam  kata sambutan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, yang disampaikan oleh
Rasyidin Hasan mengatakan  Gubernur juga berterima kasih
karena telah mempercayakan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Tanwir II
Nasyiatul ‘Aisyiyah serta mengapresiasi gerak langkah NA yang telah
berkontribusi bagi terwujudnya generasi muda yang islami dan kreatif
khususnya kaum wanita muda. Pemerintah Provinsi juga sedang mengalakkan
membangun rumah-rumah tahfidz untuk menciptakan umat yang islami dan
madani. 

“Mohon doa agar cita-cita dan tujuan tersebut dapat tercapai dan selamat
atas pelaksanaan Tanwir II Nasyiatul Aiayiyah semoga sukses dan
kehadiran ke sumsel menambah pengalaman baru” ujar Rasidin

Sementara  itu Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki,  mengapresiasi NA sebagai gerakan
Muda Muhammadiyah yang telah didirikan sejak 90 tahun silam, Nasyiatul
Aisyiyah telah banyak menoreh prestasi. 

“Hari ini kami merasa bangga telah menyaksikan sendiri perkembangan itu.
Nasyiatul ‘Aisyiyah melalui Bandan Usaha Milik Nasyiatul Aisyiyah
(BUANA) telah berkontribusi besar memberikan pelatihan, sosialisasi, dan
pembinaan kepada kelompok UMKM yang berada dibawah naungan yakni
Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah (APUNA), Kontribusi ini yang
dilirik oleh Kementerian Koperasi dan UMKM ” jelasnya.

Lanjut Teten bahwa perkembangan ekonomi Indonesia ditopang oleh UMKM
atau biasa disebut Ekonomi Kerakyatan yang pertumbuhannya mencapai 99%.
Dan pertumbuhan ini telah memberi sumbangan yang besar mencapai 60%
dengan nilai sebesar 14.000 teriliun. Selain itu, pemerintah juga telah
memfokuskan pengembangan ekonomi ini melalaui konsep keuangan syariah
yang langsung dikomandoi oleh presiden.”Tandasnya  [Andre/Red]

No More Posts Available.

No more pages to load.