Misteri Sosok Penyebrang Jalan Tembus Pandang di Garahan, Jalan Ke arah Gumitir

oleh -

Satu hari, satu keluarga yang sedang ke arah Jember dari Banyuwangi lihat panorama yang tidak umum sesudah keluar dari jalan Gumitir. Jalan penghubung Jember-Banyuwangi itu masih dikelilingi rimba dengan pohon-pohon besar serta jurang di salah satunya sisinya.

Awalannya, tidak ada yang salah dengan perjalanan malam hari, kira-kira jam 20.00 WIB. Si anak lelaki yang menggenggam kemudi juga merasakan perjalanan seperti umumnya.

Sampai mereka telah keluar dari jalan Gumitir serta datang di Garahan, di lokasi Kabupaten Jember. Si pengemudi serta penumpang depan lihat figur hitam tengah melintas jalan.

Tembus Truk Tronton 

Tetapi anehnya, figur itu tidak menanti truk tronton yang meluncur dari arah bersimpangan. Figur itu malah seakan tembus truk tronton.

Panorama tidak umum itu jelas membuat keduanya terdiam sesaat serta berupaya mengolah apa yang mereka lihat. “Wow apakah itu?” spontan keduanya menyeletuk. Tetapi sayangnya, dua penumpang yang lain tertidur.

SANGAT MENARIK!  nah dia! Rumah Abdul Somad Digeledah Polisi

Sepanjang tersisa perjalanan, keduanya berupaya untuk tidak pikirkan apa yang mereka lihat. Sampai datang dalam tempat arah, di Jember, baru mereka mengulas kembali penampakan yang membuat bulu kuduk berdiri.

loading...

Penumpang Pocong 

Jalan Gumitir menyambungkan Kabupaten Jember serta Kabupaten Banyuwangi memang cukup berlebihan. Jalan ciri khas pegunungan, turun naik serta berliku, ditambah jalanan yang tidak begitu lebar membuat beberapa pemakai jalan harus tambahan konsentrasi waktu lewat.

Tetapi tidak cukup hanya hal tersebut, jalan Gumitir populer dengan narasi mistisnya. Beberapa pengendara pernah merasakan beberapa hal mistis yang cukup menakutkan.

Salah seorang penumpang bis yang akan ke arah Banyuwangi dari Jember akui pernah lihat seorang pengendara motor yang tidak sadar sedang membonceng pocong, seputar akhir tahun 2016.

SANGAT MENARIK!  Nikita Mirzani Unggah Lagi Rekaman Sajad, Kini Sebut Hotman Paris Germo

Waktu itu, bis pergi dari terminal Jember, Tawangalun seputar jam 20.30 WIB. Mulai masuk jalan Gumitir seputar jam 21.30 WIB.

Seputar 15 menit pertama melalui jalan itu tidak ada yang aneh. Semua lumrah. Tetapi saat ada di track lurus, seorang pemakai motor menyusul bis serta berkendara pas di muka bis.

Tidak Sadar Bonceng Pocong 

Peluang pemakai motor itu cari penambahan pencahayaan, sebab keadaan jalan Gumitir waktu malam hari betul-betul minim penerangan. Tidak lama, kondektur bis terdengar minta sopir untuk menyalakan lampu dim.

Bukan minta pengendara motor untuk minggir, tetapi jadi isyarat sebab kondektur lihat hal ganjil. Tetapi si pengendara motor tidak perduli hal tersebut.

SANGAT MENARIK!  Ayam karamel pedes

Hingga kemudian sopir harus mengklakson seringkali sampai memunculkan pertanyaan dari beberapa penumpang. Awalannya cuma kondektur, sopir serta kernet bis saja yang kelihatannya mengerti hal itu.

Tetapi rupanya, seorang ibu yang duduk di jejeran kursi ke-2 dari depan turut cari tahu. Sesudah lihat si ibu histeris dengan yang ia lihat. Singkat kata, sebagian besar penumpang bis lihat jika si pengendara motor membonceng pocong.

Si pocong duduk menyamping serta kelihatan anteng. Seisi bis cuma dapat berdoa lihat hal tersebut. Sampai melalui gapura tepian Banyuwangi-Jember, baru penampakan pocong yang duduk di jok belakang motor itu hilang.

No More Posts Available.

No more pages to load.