*MENHAN RI PRABOWO SUBIANTO: GOD IS ON THE SIDE OF THE BIG BATALLION*

oleh -247 views

KOLOM PEMBACA-OPINI, SriwijayaAktual.com – TADI saya ke kampus untuk menghadiri pengarahan Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan yang baru dilantik lima hari lalu.

Rombongannya datang jam 10 pagi dan setelah mengikuti kegiatan
seremonial kemudian memberikan pengarahan dalam bentuk orasi di depan
seluruh mahasiswa dan civitas akademika selama lebih satu jam tanpa
minum.

Sebagai seorang prajurit yang diberhentikan dari dinas militer. Sebagai
mantan prajurit yang sudah meninggalkan karir selama 20 tahun, sebagai
Menhan dengan usia pelantikan paling tua, sebagai Menhan yang baru
dilantik menjadi menteri lima hari lalu, bisa saya katakan orasinya tadi
amat memukau.

Ia mampu menjabarkan landasan filosofis dan sejarah sebuah pertahanan
negara. Mampu menjabarkan secara taktis dan strategis mengenai
capaian-capaian yang harus dilakukan agar sebuah negara menjadi kuat.
Dan juga tahu detail bagaimana perbandingan kemampuan tempur banyak
negara plus dengan daya jangkau dan jenis-jenis senjata dan alutsista
negara-negara tersebut.

Tadi ia juga bercerita mengenai usahanya tiga dekade lalu ketika
mengirimkan prajurit-prajurit terbaik TNI untuk sekolah ke kampus-kampus
terbaik di Eropa dan Amerika.

Pasca selesai orasi kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan makan
siang. Menariknya setelah makan siang ia melihat lihat display produk
dan kajian Unhan.

Sambil mendengar penjelasan dari akademisi Unhan, ia berbicara dengan
Wakilnya yaitu Wahyu Trenggono yang tiga hari lalu baru dilantik. Dari
jarak dua meter saya mendengar mereka berbincang tentang hitung-hitungan
sederhana harga teknologi yang dijelaskan sekiranya dilakukan
pengadaan.

“Coba kali ini berapa harganya, dan kalikan juga dengan berapa batalion yang ada,” ucapnya.

Karena orasinya tadi amat bagus, saya kemudian berusaha fokus mendengarnya.

Berikut sebagian kecil pernyataan yang sempat saya catat dari orasi Menhan di Hambalang tadi siang.

1. Perang itu tidak ada second chance. Tidak ada silver medal. Yang ada hanyalah gold medal atau mati.

2. Muammaf Khadafi melawan, digulingkan. Saddam Hussein melawan,
digulingkan. Pak Harto melawan, anda tahu bagaimana nasibnya, dijatuhkan
juga.

3. Perang adalah kegiatan manusia yang selalu ada selama ada peradaban manusia.

4. Di Singapura; Defense is not a cost. Defense is an investment.

5. Pertahanan tidak ada ronde kedua. Once you lose you lose.

6. Di Timtim kita menang militer, tapi kalah strategi dan politik.

7. Jangan berpikir berdasarkan kebijakan berbasis harapan. Hope is not a strategy. Hope Is not a policy. Hope taruh di hatimu.

8. “God is on the side of the big batallion”.

Teuku Raja Muda Dharma Bentara
Alumni Ilmu Komunikasi, Universitas Syiah Kuala. Artikel diambil dari laman Facebook-nya.(29/10/2019)


No More Posts Available.

No more pages to load.