Mantan Wakil Kepala BIN: RUU Haluan Ideologi Pancasila Dinodai Dendam Mantan PKI

oleh -
Mantan Wakil Kepala BIN: RUU Haluan Ideologi Pancasila Dinodai Dendam Mantan PKI
JAKARTA, Stasiun Berita – Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), KH As’ad Said Ali, menilai Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) telah dinodai oleh dendam PKI. Atas dasar itu, dia memita DPR membatalkan RUU tersebut dan fokus pada penanganan wabah Covid-19 di Tanah Air.

Sejauh ini, mantan Wakil Ketua Umum PBNU itu memberi tiga catatan terhadap RUU tersebut. Catatan tersebut menjadi landasan As’ad Ali mengajak masyarakat NU bersama-sama menolak RUU HIP.

PKI

Pertama, kata dia, DPR tidak mencantumkan TAP MPRS No 25 Tahun 1966, tentang pembubaran dan pelarangan PKI (Partai Komunis Indonesia) dalam draf RUU HIP. Kedua, dalam bab pokok pikiran dicantumkan agama, rohani, dan budaya dalam satu baris. Menurutnya, hal itu mencerminkan pandangan sekularisme yang berlawanan dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

SANGAT MENARIK!  Tau Enggak Loe Jenis-Jenis Suara Ambulan itu Artinya Kode Sedang Apa?

“Ketiga, dua butir di atas cukup bagi saya untuk mengambil kesimpulan, maksud baik membuat Haluan Ideologi Pancasila telah dinodai dendam eks PKI,” kata As’ad Ali melalui akun Facebook miliknya, Rabu (10/6/2020).

As’ad Ali mengatakan, pendapat tersebut didedikasikan kepada kalangan internal Nahdlatul Ulama (NU) untuk dicermati lebih lanjut. “Sejarah tidak boleh terulang ketiga kalinya. Cukup. Lebih baik DPR fokus menangani ancaman corona,” ucapnya. [*]


No More Posts Available.

No more pages to load.