Kisah Santi, Saksi Mata Insiden Mistis di Makam Keramat Masjid Jodoh

oleh -

Kehadiran makam di lokasi Masjid Al Mardhotillah Jodoh, Batu Ampar, Batam, penuh misteri. Cerita-cerita mistis di lokasi itu bukan bualan semata.

Menurut pembicaraan seorang masyarakat, Santi, yang pernah tinggal di samping makam yang dipercaya keramat itu, peristiwa-peristiwa itu pernah dia dapatkan.

Tetapi sekarang, Santi tidak tinggal disana, sesudah digusur entrepreneur yang akui pemilik tempat. Santi akui pernah tinggal sepanjang 4 tahun di seputar lokasi Bukit Abdullah itu.

Makam yang ada di sekitar Masjid Al Mardhotilah itu menurut dia memang simpan narasi mistis yang kuat.

Masyarakat yang pernah tinggal di seputar Bukit Abdullah itu makin banyak yakin cerita-cerita itu. Menurut Santi, makam itu tidak bisa terganggu serta dilecehkan.

SANGAT MENARIK!  LUAR BIASA!! Nyaris 99 Persen Akurat, BIN Prediksi Puncak Penyebaran Wabah Virus Corona di Indonesia, Kapan ya?

“Saya sebelum digusur tinggal di dekat makan yang di atas bukit itu. Saat ini saya tinggal di Bengkong sesudah digusur,” tutur Santi yang berjualan untuk beberapa anak Madrasyah yang bersekolah disana pada batamnews.co.id, Jumat (29/4/2016).

loading...

Dia memberikan tambahan, sebelum dikerjakan penggusuran, sempat ada dua orang pemuda yang hadir ke makam itu untuk berziarah.

Anehnya, ke-2 orang itu tidak dapat masuk ke lokasi makan yang ada di atas bukit.

”Mereka justru terpelanting waktu mengambil langkah ke ruang makam. Mereka seperti didorong,” kata Santi.

Tidak hanya itu, awalnya sempat juga petugas kebersihan yang buang air kecil di samping makam, esok harinya, pria itu diberitakan wafat.

SANGAT MENARIK!  Nasi Goreng Pete

“Dahulu ada yang wafat sesudah buang air kecil dekat makam itu,” kata Santi menunjuk makam yang cuma memiliki jarak sebagian dari tempatnya berjualan.

Santi menutur, dulu, masyarakat seputar Bukit Abdullah, tetap teratur lakukan zikir di seputaran bukit. “Mereka memanjatkan doa ,” tutur ia.

Menurut narasi, makam itu ialah makam Syeh Abdullah, wali yang menebarkan agama Islam di Kepulauan Riau.

Sekarang Masjid Al Mardhotillah, Madrasyah, dan makam itu beritanya akan digusur entrepreneur yang mengklaim pemilik tempat.

Gagasan penggusuran itu mendapatkan hadangan dari masyarakat serta pengurus masjid. Pengurus Masjid Al Mardhotillah Surya Bone akui tempat masjid itu telah dihibahkan ke pengurus masjid oleh pemilik tempat awalnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.