Ini Kebiasaan serta Keadaan Kesehatan Pemicu Ketiak mu Hitam

oleh -
Ini Kebiasaan serta Keadaan Kesehatan Pemicu Ketiak mu Hitam
ilustrasi

Stasiun Berita – Memiliki ketiak hitam kerap dianggap sebagai suatu kondisi yang memalukan. Hal ini membuat banyak orang mencoba berbagai cara, untuk membuat ketiak terlihat kembali cerah. Namun sayangnya, usaha tersebut tidak disertai dengan langkah menghindari berbagai kondisi serta kebiasaan penyebab ketiak hitam.

Warna kulit ketiak secara normal seharusnya tidak jauh berbeda dengan warna kulit di bagian tubuh lain. Untuk menghindari ketiak hitam, kenali berbagai penyebabnya berikut ini.

Penyebab Ketiak Hitam yang Perlu Anda Hindari
Secara medis, ketiak hitam kerap muncul sebagai gejala dari suatu kondisi yang dinamakan Acanthosis nigricans. Kondisi ini ditandai dengan perubahan warna di lipatan-lipatan kulit, seperti leher bagian belakang, ketiak, dan pangkal paha.

Berikut ini penyebab terjadinya ketiak hitam yang perlu Anda kenali:

  1. Obesitas
    Memiliki kelebihan berat badan membuat tubuh menjadi tidak peka terhadap efek hormon insulin. Padahal, hormon inilah yang dapat membantu mengatur kadar gula darah di tubuh.
SANGAT MENARIK!  Penyebab Organ Vit4l Pria Bau

Tingginya kadar hormon insulin dalam darah, dapat menyebabkan peningkatan produksi sel pigmen kulit. Semakin tinggi angka berat badan, maka semakin besar juga risiko memiliki ketiak hitam.Obesitas juga dapat meningkatkan risiko terhadap diabetes tipe 2. Sementara itu, penderita diabetes tipe 2 berisiko lebih besar memiliki kondisi ketiak hitam.

  1. Sindrom Hormonal
    Beberapa kondisi yang dapat mengganggu kadar keseimbangan kadar hormon insulin di tubuh juga dapat memicu timbulnya ketiak hitam. Kondisi tersebut di antaranya: Polycystic Ovary Syndrom (PCOS), Sindrom Cushing, Akromegali, Hipotiroidisme
  2. Penggunaan Obat-obatan Tertentu
    Perubahan warna kulit juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Obat-obatan tersebut merupakan jenis yang dapat meningkatkan kadar hormon insulin di tubuh, dan menjadi penyebab ketiak hitam.Obat-obatan yang dapat memicu kondisi ini antara lain: Obat yang mengandung insulin
    Obat jenis kortikosteroid, seperti prednison
    Obat yang mengandung hormon pertumbuhan
    Pil KB
    Niacin dosis tinggi
  3. Kanker
    Pada keadaan tertentu, ketiak hitam juga dapat muncul sebagai akibat dari kanker yang tumbuh di area perut, hati, usus besar, atau organ dalam lainnya. Namun, hal ini jarang terjadi.
SANGAT MENARIK!  Penyanyi Rumania Tertabrak Kereta Dikala Live Instagram

Tumor yang terbentuk dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan di tubuh, dan menstimulasi pembentukan sel pigmen di kulit. Kondisi ketiak hitam yang disebabkan oleh kanker, disebut sebagai malignant acanthosis nigricans.

Faktor-faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Ketiak Hitam.
Warna kulit ditentukan oleh sel pigmen yang dinamakan melanosit. Ketika sel tersebut memperbanyak diri, maka kulit terlihat lebih gelap. Siapapun dapat mengalami ketiak hitam. Namun, beberapa orang memiliki risiko lebih besar.

Orang yang berkulit gelap, berrisiko lebih besar memiliki ketiak hitam jika dibandingkan dengan orang yang berkulit lebih terang. Kondisi acanthosis nigricans juga terkadang dapat menurun di keluarga. Anda akan berisiko lebih besar memiliki ketiak hitam, apabila orangtua, kakak, atau saudara dekat, memiliki kondisi serupa.

SANGAT MENARIK!  Mobil Berbendera China, PBNU: ya Kami Memang Dapat Bantuan dari China

Selain itu, kebiasaan mencukur atau mencabut rambut ketiak juga dipercaya merupakan salah satu penyebab ketiak hitam. Kebiasaan mencukur rambut ketiak dapat menyebabkan iritasi. Sementara itu, mencabut ketiak dinilai dapat menstimulasi kenaikan produksi melanosit.

Untuk menghindari iritasi setelah bercukur, Anda disarankan untuk menggunakan sabun yang lembut, maupun krim khusus sebelum mencukur. Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengoleskan krim pelembap tanpa pewangi buatan, setelah mencukur.

Setelah mengetahui berbagai penyebab serta faktor risiko ketiak hitam di atas, Anda diharapkan dapat melakukan langkah-langkah tertentu untuk menghindarinya. Jangan lupa untuk berolahraga teratur dan makan makanan bergizi, agar terhindar dari obesitas, yang bisa menjadi pemicu munculnya kondisi ini. [sehatq]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *