Gempar ! Masuk Tepi laut Indah Kapuk Wajib Gunakan Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Telah Dijual ke Asing?

oleh -
Gempar Masuk Tepi laut Indah Kapuk Wajib Gunakan Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Telah Dijual ke Asing?

JAKARTA, Stasiun Berita – Tersebar video seseorang laki- laki yang tengah bersepeda mau merambah kawasan Tepi laut (Pantai) Indah Kapuk. Tetapi dikala hendak melewati jembatan, dia diadang oleh pihak keamanan serta tidak diizinkan masuk. Bagi penuturan laki- laki tersebut, merambah kawasan itu wajib memakai paspor.

Bersama dengan 2 orang temannya, dia setelah itu mendokumentasikan perlakuan petugas yang melaranganya masuk. Dalam video tersebut pula di informasikan kalau cuma kendaraan roda 4 saja yang boleh leluasa berkunjung. Sedangkan, kendaraan roda 2 wajib menampilkan paspor ke ruang marketing.

” Jadi semacam yang telah aku sampaikan kalau buat masuk tempat ini di atas jam 9 wajib memakai paspor,” ucap laki- laki tersebut sembari menampilkan rekannya yang masih bernegosiasi.

SANGAT MENARIK!  Viral! Detik-detik Video Paspampres Tarik Jas Gibran Cegat Jalan di Samping Jokowi

Laki- laki bernama Iwan ini pula menarangkan, dikala ini kawasan tersebut telah dipahami pihak swasta, sehingga buat rakyat dengan kendaraan roda 2 yang mau berkunjung, mereka wajib memohon izin dengan bawa paspor ke kantor marketing.

Video tersebut memperoleh asumsi warganet sehabis diunggah oleh pengguna Twitter dengan account@Karinbahary2. Dalam kicauannya, Karin menuliskan penjelasan,” Kian hari kian engak jelas indonesia. Masak ingin masuk ke sesuatu tempat aja wajib gunakan paspor. Muke gile.”

” Pak@jokowi apa- apaan ini? Apakah RI sebagian telah dijual sama asing? Mana terdapat peraturan- peraturan konyol seperti ini tadinya? Merasa asing di negeri sendiri. WNC aja masuk RI banyak yang ilegal,” imbuhnya sembari menyebut account Presiden Joko Widodo( Jokowi).

SANGAT MENARIK!  Ternyata, Filipina Dahulu Merupakan Negeri Islam yang Dimurtadkan

Unggahan tersebut ikut dibumbui dengan komentar- komentar kocak netizen.

loading...

” Gimana klo warganya yg keluar komplek pula wajib gunakan passport ataupun memohon izin dahulu,” tulis account@Hendri_Mantis.

” Wilayah PIK= Pake ijin Komisaris,” tutur account@Argo33Susanto.

” Kian gak karuan,” tulis account@sasaranbina dengan emoji pilu. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.