Dokumen Masa Perang Ungkap, wiiefW! Satu Jugun Ianfu Layani 70 Tentara Jepang

oleh -427 views

StasiunBerita – Tentara Kekaisaran Jepang meminta pemerintah untuk memberikan satu jugun ianfu untuk setiap 70 tentara semasa perang.
Begitu kabar yang dimuat kantor berita Jepang Kyodo jelang akhir pekan
ini, mengutip dokumen pemerintah masa perang yang telah ditinjau.

Untuk diketahui, juguan ianfu atau dalam bahasa Inggris kerap disebut
dengan istilah comfort women, adalah eufemisme untuk anak perempuan dan
wanita dewasa yang dipaksa menjadi wanita penghibur di rumah bordir
militer Jepang.

Sementara itu, dokumen masa perang yang dimaksud salah satunya adalah
dokumen dari konsul jenderal Qingdao di provinsi Shandong China ke
Kementerian Luar Negeri di Tokyo. Dokumen itu mengatakan bahwa Angkatan
Darat Kekaisaran meminta seorang wanita untuk menampung setiap 70
tentara.

Dokumen lainnya, dari konsul jenderal Jinan, yang juga berada di
provinsi Shandong, mencatat, setidaknya 500 wanita penghibur harus
terkonsentrasi di wilayah tersebut ketika pasukan Jepang membuat
kemajuan lebih lanjut dalam perang.

Dokumen itu menyiratkan bahwa ada keterlibatan pemerintah Jepang dalam
permasalahan jugun ianfu. Masalah itu pula lah yang kerap menjadi
ganjalan utama dalam hubungan diplomatik antara Jepang dan Korea Selatan
pasca perang.

Dari dokumen terbaru, kami mendapat informasi terperinci tentang
pengoperasian rumah pelacuran, berapa banyak tentara yang disebut
ditugaskan untuk wanita penghibur,” kata kepala Dewan Korea untuk
Perempuan yang Didaftarkan dalam Perbudakan Seksual Militer oleh Jepang,
Yoon Mi-hyang, seperti dimuat Reuters (Sabtu, 7/12/2019).

“Ini adalah tanda yang jelas bahwa pemerintah Jepang bertanggung jawab
untuk merekrut wanita Korea secara paksa untuk perbudakan seksual,”
tambahnya. (rmol)

No More Posts Available.

No more pages to load.