Ditagih Janji Akan Berikan 1,5 Triliun, Ini Jawaban Menkeu Sri Mulyani Kepada Said Aqil

oleh -174 views

Ditagih
Janji Kucuran Dana 1,5 T, Cuma Begini Balasan Pemrintah kepada PBNU, “Biar Semua
Tahu”

JAKARTA, StasiunBerita – Ketua Umum Pengurus
Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj secara khusus menyentil Menteri
Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait janji gelontoran dana Rp 1,5 triliun
untuk kredit murah.
Melalui video yang
yang diunggah Ketua PBNU yang juga staf khusus Wapres Maruf Amin, Robikin
Emhas, Kiai Said mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima sepeser pun
dari nilai yang dijanjikan tersebut.
“Namun sampai hari
ini satu peser pun belum terlaksana. ini biar tahu semua seperti apa pemerintah
kita ini. Biar tahu semua,” ujar Kiai Said.
Terkait dengan hal
itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani, akhirnya angkat bicara terkait janjinya yang
diklaim tercantum dalam nota kesepahaman antara Kementerian Keuangan dengan
PBNU namun belum terealisasi.
Sri Mulyani berkelit
kalau nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut tak
hanya dilakukan Kementerian Keuangan dengan PBNU semata.
Namun, juga dengan
organisasi masyarakat (ormas) lainnya. MoU, kata Sri, telah dilakukan sejak
2017. Dikatakannya, dana kredit murah yang ditagihkan juga telah disalurkan.
“Di dalam desainnya,
kami membuat MoU dengan NU dan ormas lainnya di dalam APBN 2017.
Operasionalisasi dari anggaran Rp 1,5 triliun itu adalah dengan menyalurkan
kredit ultramikro melalui beberapa lembaga,” terang Sri Mulyani di kantornya,
Jakarta, Kamis, (26/12/2019), seperti dilaporkan Kantor Berita RMOLBaten.
Kementerian
Keuangan, kata Sri Mulyani, tidak mungkin memberikan secara langsung dana yang
dikelola instansi pemerintah kepada masyarakat individual.
Karena itu,
dilakukan melalui beberapa agen penyalur. Seperti PT Bahana Artha Ventura (BAV)
dan PT Permodalan Nasional Madani (PMN).
“Kami juga bekerja
sama dengan institusi yang memang membimbing dan memberikan dukungan kepada
masyarakat yang merupakan peminjam ultramikro, seperti di PBNU itu Koperasi
Sidogiri. Ada lima koperasi yang sudah menerima Rp 211 miliar,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua
Umum PBNU Said Aqil Siroj, menagih janji Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akan
memberikan kredit murah senilai Rp 1,5 triliun.
Dikatakan Aqil
Siroj, NU kesulitan menjalankan program-program yang berkaitan dengan
kesejahteraan masyarakat karena tak kunjung mendapat bantuan dari pemerintah.
“Pernah kami MoU
dengan Menteri Sri Mulyani katanya akan menggelontorkan kredit murah Rp 1,5
triliun. Ila hadza yaum, sampai hari ini, satu peser pun belum terlaksana. Ini
biar tahu Anda semua seperti apa pemerintah ini,” terang Kiai Said. [psid]

SANGAT MENARIK!  Ada Apa di Dalam Ka’bah?

No More Posts Available.

No more pages to load.