Cuaca Ekstrem Panas, Adek ini Bikin Goreng Matang Kerupuk Mentah Dijalan

oleh -423 views

Cuaca Ekstrem
Bekasi Bikin Matang Kerupuk Mentah

BEKASI-JABAR, StasiunBerita – PEREMPUAN berkuncir kuda terlihat duduk bersila di tengah jalan dalam
sebuah video yang berdurasi kurang dari 13 menit. Dengan berkaos kuning
hitam, tangannya sibuk menggoyangkan sodet besi di atas sebuah wajan.
Dengan gaya khas menggoreng kerupuk, hal itu juga yang dilakukan
perempuan tersebut. Memang, ada di hadapan perempuan itu sebuah wajan
berisikan minyak dan beberapa kerupuk yang sudah mekar.
“Ini panasnya loh weleh-weleh,” ungkap perempuan yang diketahui bernama Sulastri Lestari dalam video tersebut.
Video yang berdurasi kurang dari 13 menit tersebut memperlihatkan
aksi Lestari menggoreng kerupuk di bawah terik matahari. Tanpa perantara
panas kompor, nyatanya Lestari berhasil menggoreng kerupuk.
Video tersebut diunggah di dalam sebuah akun media sosial ‘Facebook’
bernama Cimurtz Suu Duablexz. Ungguhan itu banyak menuai komentar hingga
dibagikan banyak orang sehingga menjadi buah bibir, bahkan mendapat
predikat ‘Bekasi Planet Pluto’.
Saat dikonfimasi, perempuan berusia 25 tahun tersebut mengaku, saat
itu dirinya iseng menaruh wajan berisi minyak goreng sekitar pukul 09.00
WIB pada Rabu (23/10) kemarin. Pada pukul 14.00 WIB rasa penasaran
Lestari bertambah. Ia lalu memasukan kerupuk mentah ke wajan yang
dijemur tersebut.
“Awalnya dari iseng aja, soalnya kan masa jam 9 pagi sudah panas aja.
Apalagi panasnya belum hilang kalau belum jam setengah enam sore,” kata
warga Perumahan Kedung Jaya Indah, Kampung Wates, Desa Kedung Jaya,
Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi itu.
Lestari mengaku sempat terkejut lantaran tak menyangka minyak panas
yang Ia jemur tersebut bisa dipakai menggoreng kerupuk. Padahal, Ia
hanya ingin berpura-pura menggoreng kerupuk.
“Kaget juga awanya iseng-iseng kok bisa begini. Berarti luar biasa panasnya, kerupuk aja bisa matang merekah gini,” imbuh dia.
Akibat cuaca ekstrem, Lestari pun mengaku sering sakit kepala dan
sariawan. Bahkan cuaca terakhir yang Ia ketahui mencapai 37 derajat
celsius.
“Panas bangat cuacanya, engga bisa diungkapkan kata-katalah kondisi panas seperti apa,” jelas dia.
Susanti, warga Jalan Gondang, Mustika Jaya, Kota Bekasi, mengaku
jarang mandi sore hari satu pekan belakangan ini. Sebab, air toren
rumahnya terasa panas lantaran terjemur teriknya sinar matahari.
“Habis mandi bukan seger malah panas, udah gerah eh mandi pakai air panas,” kata dia.
Untuk itu, Susanti menyiasati mandi sebelum Ia tidur di malam hari.
Air toren yang terjemur tersebut sengaja Ia habiskan untuk aktifitas
lain.
“Kita alirin dulu airnya biar engga panas lagi, ganti lah pake yang
baru ngalir, kalau engga kayak mandi pakai air panas,” tandas dia. (A-4/MI)

No More Posts Available.

No more pages to load.