Catat dan Laksanakan!; Tips 3C Untuk Kader HMI Dari Dirut BPJS Kesehatan

oleh -

PALEMBANG, Stasiun Berita  – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang menyelenggarakan  pembukaan Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK II) dengan tema: Terbinanya Kader HMI Yang Mempunyai Kemampuan Intelektual Dalam Memetakan Peradaban Dan Memformulasikan Gagasan Dalam Lingkup Organisasi”,  di aula Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (28/2/2019) pagi

Tampak  dalam pembukaan  intermediate training atau LK II dihadiri:  Direktur  Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Prof. Dr. dr. Fahmi Idris, M.kes, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Drs. M. Rizal, Kepala Divisi Regional III Sumbagsel BPJS Kesehatan dr Erna Wijaya Kesuma, MM, Kepala BPJS Kesehatan Kota Palembang Drs M Ichwansyah Gani, apt. MM, Anggota MPK PB HMI Awamsyah dan ratusan kader HMI serta tamu undangan lainya

Sementara itu, dalam sambutan Ketua pelaksana Intermediate Training, Rangga Azza Harbi mengatakan  bahwa setelah 15 Januari 2020 kemarin   ada  sebanyak 120 orang kader HMI Cabang di seluruh Indonesia  yang telah daftar  masuk di email HMI Cabang Palembang,  tetapi dari hasil screening panitia pengelola intermediate training hanya 70 orang yang dinyatakan lulus.

“Jadi tidak semua yang di nyatakan lulus essai bisa mengikuti intermediate training, ada banyak mekanisme pentrainingan yang harus dilalui oleh calon peserta dan hanya 70 orang yang dinyatakan lulus screaning  dan berhak untuk mengikuti kegiatan LK 2 yang akan dilaksanakan di Wisma Atlit Jakabaring Sport City,   mengikuti intermediate training selama 6 hari kedepan.”jelasnya Rangga.

Selain itu, dalam kata sambutan Ketua HMI Cabang Palembang M. Sigit Muhaimimin SH, menambahkan bahwasanya intermediate training HMI merupakan ajang pembinaan kualitas intelektualitas kader sekaligus sebagai ajang silaturahim kader HMI se Indonesia.

“LK 2 ini merupakan ajang mengasah intelektualitas kader dan ajang silaturahim kader HMI se Indonesia, dan untuk diketahui juga bahwa LK II ini merupakan LK II yang ketiga kalinya kami laksanakan di se periode kepengurusan saya HMI Cabang palembang.”Katanya

LK 2 yang dilaksanakan HMI Cabang  Palembang ini akan dilaksanakan dari 28 Februari sampai 4 Maret 2020, dan dalam kegiatan ini menunjukan bahwa HMI masih tetap dalam koridornya yakni organisasi pengkaderan yang telah berjalan selama 73 tahun dan telah melalui banyak fase.

“Sebanyak 23 cabang di seluruh Indonesia yang telah mengikuti screening sampai dengan hari ini dan mudah – mudahan dengan adanya LK 2 ini menambah ke intelektualan kader HMI, ” Tandasnya Sigit

Sementara itu dalam kata sambutan Gubernur Sumatera Selatan yang dalam ini diwakili oleh Kepala Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Drs. M. Rizal, Apt mengatakan bahwa Gubernur  sangat mengapresiasi pelaksana intermediate training HMI, karena ini merupakan ajang pembentukan karakter pemimpin di masa depan.

“jadi mahasiswa itu jangan hanya jadi mahasiswa Kupu-kupu kuliah pulang, kuliah pulang. saya bangga dengan adik-adik HMI yang kuliah sambil organisasi,  karena didalam pentrainingan HMI tentunya dapat menghasilkan pemimpin dimasa depan.” ujarnya

Sementara  itu, dalam stadium generalnya Direktur Utama BPJS Kesehatan yang juga alumni HMI Cabang Palembang Prof. Dr. dr. Fahmi Idris M.kes  memberikan tips untuk menjadi pemimpin ideal di masa depan atau menjadi First Class Person yaitu dengan menerapkan 3 C.

yang pertama yaitu Consep, untuk mengconsep harus mempunyai pengetahuan atau Knowledge yang luas dengan cara terus menerus membiasakan membaca, berdiskusi dan menulis tentunya kader HMI mempunyai modal itu.

“Boleh beraktifitas dan aktif  beroganisasi tapi Indeks Prestasi Kumulatif harus bagus, tipsnya sih cuma di masalah management waktu tidur, kalau banyak aktifitas ya waktu tidurnya agak dikurangin.”jelas Fahmi

Lanjutnya, untuk tips c yang Kedua Competensi yaitu kader HMI harus kompeten di suatu bidang tertentu.

“Kader HMI harus mempunyai ability, apabila mengerjakan sesuatu harus tuntas karena motto kita pantang menolak tugas pantangbtugas tak selesai.”ujar fahmi

Dan yang terakhir, Ketiga, menurut fahmi untuk menjadi First Person Class kader HMI harus mempunyai conection atau networking yang luas agar tujuan yang positif cepat tercapai.

“training seperti LK 2 seperti ini merupakan bagian dari proses membangun relation yang bermuara pada connection, selain membangun kompetensi diri conection sangat perlu di bangun.”jelas Fahmi

Diakhir Stadium generalnya Fahmi berpesan agar kader HMI terus menerus membangun kompetensi sehingga kulitas insan cita kader dapat diwujudkan.”Tegasnya, [*red]

SANGAT MENARIK!  Tahapan Seleksi CPNS 2019, MenpanRB: Mulai Besok...

No More Posts Available.

No more pages to load.