Bebas Bersyarat, Ratna Sarumpaet: Mudah-mudahan Jokowi Kapok Penjarakan Saya!!

oleh -210 views
Ratna Sarumpaet
menggelar konferensi pers di kediamannya usah bebas dari penjara. (Jefrie Nandy
Satria/detikcom)
JAKARTA, StasiunBerita – Ratna Sarumpaet akan tetap
mengkritik pemerintah usai bebas bersyarat dari kasus hoax. Dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) kapok memenjarakannya
lantaran usianya yang sudah tua.
“Itu kan tabiat
saya. Jadi saya rasa mudah-mudahan Pak Jokowi juga kapok memenjarakan saya.
Nggak ada gunanya juga, saya orang tua. Masa kalau saya mengkritik terus saya dimarahin lagi, nggak boleh begitu dong. Kita
negara demokrasi,” kata Ratna di rumahnya di Jl Kampung Melayu Kecil,
Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).
Ratna mengatakan
tugasnya sebagai aktivis adalah menyampaikan kritik terhadap pemerintah.
Menurut dia, kritik yang disampaikan merupakan bentuk kecintaannya terhadap
bangsa.
“Tugas saya
sebagai aktivis adalah kritik dan itu bantuan buat Pak Jokowi, kalau beliau
nggak saya kritik, berarti saya tidak sayang sama dia atau tidak sayang sama
bangsa saya. Jadi kapan mulai mengkritik nggak usah ditanya juga ya,”
jelasnya.
Lebih lanjut, Ratna
memaparkan, selama di penjara, dirinya tidak memiliki beban. Dia mengaku ikhlas
menjalani hukuman bui yang diterimanya.
“Ya pasti ada
kesalahan saya, tetapi juga pasti ada izin dari Allah SWT, dan saya percaya ada
sesuatu yang baik di balik kesempatan yang diberikan kepada saya. Jadi saya
seperti di lapas, aku nggak berpikir tentang waktu kapan pulang begitu. Saya menikmati
saja begitu, apa yang bisa saya lakukan ya saya lakukan, saya baca,
menulis,” tuturnya.
“Saya kan di
lapas nggak sampai dua bulan. Jadi sebenarnya happy-happy
aja
. Kalau saya sih so far kalau
kita bicara beban awal-awalnya memang saya agak terganggu. Tetapi pada akhirnya
saya menyadari bahwa ini sudah terjadi, lalu mau ke mana kan dan kita nggak
bisa marah sama siapa-siapa, apalagi kepada Tuhan kita nggak bisa marah,”
imbuh Ratna, dikutip dari detik.com
Dia mengatakan akan
melakukan wajib lapor satu kali dalam satu bulan hingga 21 Agustus 2020. Selama
dipenjara, Ratna menjelaskan hikmah yang didapat adalah bisa menelurkan satu
buku yang rencananya akan dirilis tahun depan.
“Akhirnya saya
menulis otobiografi. Ya itu salah satu hikmahnya dan saya banyak belajar. Saya
juga termasuk juga dalam beribadah ya itu juga bagian dari teguran dari Tuhan
kepada saya.” [*]

SANGAT MENARIK!  Cara Mengenal Nyeri Otot Pasca Olahraga (DOMS)

No More Posts Available.

No more pages to load.