Baru Bebas, Ahmad Dhani Langsung Lanjut Jalani Hukuman Kasus Idiot

oleh -388 views
StasiunBerita – Ahmad Dhani
bebas dari LP Cipinang atas kasus kicauan di twitter ‘siapa saja yang dukung
penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’. Kini, pentolan Dewa
19 itu harus siap-siap menjalani hukuman kedua, yakni pernyataan ‘idiot’ terhadap
sebuah ormas.
“Betul, Dhani
Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani telah bebas pada hari ini. Dhani Ahmad
dibebaskan karena telah habis menjalani masa pidana pertamanya selama 1 tahun
dengan Putusan MA No 2048K/PID.Sus/2019 tanggal 28 Januari 2019 dan mendapatkan
remisi umum susulan 2019 sebesar 1 bulan,” kata Kabag Humas dan Protokol
Ditjenpas Ade Kusmanto kepada wartawan, Senin (30/12/2019).
Ujaran kebencian yang
dimaksud ialah 3 cuitan di akun Twitter Ahmad Dhani, @AHMADDHANIPRAST. Cuitan
ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.
Kicauan pertama
diunggah oleh akun Twitter @AHMADDHANIPRAST pada 7 Februari 2017.
Yg menistakan Agama si
Ahok… yg di adili KH Ma’ruf Amin…ADP
Kicauan kedua diunggah
pada 6 Maret 2017.
Siapa saja yg dukung
Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi mukanya – ADP
Sementara kicauan
kedua juga diunggah pada 7 Maret 2017.
Sila Pertama KETUHANAN
YME, PENISTA Agama jadi Gubernur…kalian WARAS??? – ADP
Kicauan di atas
dinyatakan melanggar UU ITE dan Dhani dihukum 1 tahun penjara. Namun baru
keluar, Dhani harus siap-siap menjalani pemidanaan kedua. Yaitu kasus umpatan
‘idiot’ terhadap salah seorang ormas ketika Dhani berada di Surabaya. Dalam
kasus kedua itu, Dhani hanya dikenai hukuman percobaan.
“Sementara pidana
keduanya akan dijalani dimulai 30 Desember 2019 sampai dengan 29 Juni 2020
selama 6 bulan pidana percobaan yang akan diawasi kejari Surabaya,” ujar
Ade.
Mengantongi hukuman
percobaan, Dhani tidak bisa berbuat semaunya. Sebab, jika melakukan perbuatan
pidana selama 6 bulan ke depan, Dhani akan langsung dikurung selama 3 bulan
penjara tanpa perlu adanya sidang lagi. Belum lagi ditambah kasus pidana baru
itu. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.