Banyak Orang tua Andalkan Gadget untuk “Mengasuh” Anak

oleh -

SHUTTERSTOCK Orangtua tidak harus menjauhkan gadget dari anak. Dengan menggunakannya bersama, Anda bisa meningkatkan kualitas hubungan dengan anak.
Zaman sekarang, segala aktivitas pasti berhubungan dengan gadget (perangkat elektronik canggih). Tak terkecuali, mainan anak-anak Anda. Bahkan, di usia yang relatif masih balita, anak-anak sekarang ini sudah mengenal gadget. Kenapa sih orangtua sekarang ini begitu enteng memberikan gadget untuk anak-anak mereka?
Baca juga:
Lebih dari setengah orangtua di Amerika Serikat mengakui, mereka menggunakan gadget seperti komputer tablet dan laptop untuk “mengasuh” anak ketika mereka sedang sibuk bekerja.
Berdasarkan studi dari situs diskon CouponCodes4u yang melibatkan 2.403 responden orangtua di Amerika, 27 persen orangtua mengatakan bahwa anak mereka bermain gadget seperti tablet dan smartphone setiap hari 22 persen mengaku anak mereka menggunakan gadget hanya pada akhir minggu, dan hanya 19 persen yang mengatakan anak mereka jarang memakai gadget .
Baca juga :
Hanya 18 persen dari orangtua yang mengatakan mereka jarang mengizinkan anak mereka bermain dengan gadget , dan 15 persen mengakui tidak pernah mengizinkan anak menyentuh gadget .
Rata-rata, orangtua memberikan kesempatan pada anak untuk bermain dengan gadget setidaknya dua kali seminggu. Mayoritas orangtua (45 persen) menggunakan gadget sebagai pengasuh anak mereka, dan 23 persen mengizinkan anak bermain gadget karena mereka ingin mempunyai “ me time”, sementara 13 persen orangtua sengaja memberikan anak mereka gadget agar anak anteng dan tidak rewel.
“Apalagi saat sedang melakukan rekreasi bersama, orangtua memberikan gadget pada anak mereka, seperti tablet atau smartphone untuk menghibur hati anak,” jelas Mark Pearson, pemimpin CouonCodes4u.com.
Tujuh belas persen orangtua mengaku sering memberi gadget ke anak jika anak merasa bosan, dan sembilan persen mengaku memanfaatkan gadget untuk berkomunikasi dalam keluarga. Orangtua yang mengatakan bahwa mereka tidak pernah menggunakan
gadget untuk mengasuh anak, lebih memilih menghabiskan waktu sebisa mungkin bersama anak mereka tanpa melibatkan teknologi sebagai sarana hiburan bersama.
“Sepertinya sudah biasa bagi kebanyakan orangtua untuk membiarkan anak-anak mereka bermain dengan perangkat teknologi mereka. Saya cukup terkejut melihat betapa banyak orangtua menggunakan iPhone dan iPad sebagai alat pengasuh anak mereka,” ujar Mark.
Menurut Mark, meskipun mengenalkan teknologi pada anak merupakan ide bagus, namun tidak ada yang bisa menggantikan interaksi sesama individu, terutama interaksi bersama anak.
[Source www.wanitagaya.com]
posted from Bloggeroid

SANGAT MENARIK!  Mitos Hantu Romusha di Bukit Soeharto yang Berada di Di antara Ibu Kota Baru